
Gas mulia adalah gas inert yang banyak melimpah di alam. Gas mulia atau noble gas adalah suatu grup di tabel periodik yang letaknya di golongan 8a (VIIIA). Gas mulia terdiri dari helium (He), neon (Ne), argon (Ar), kripton (Kr), xenon (Xe), radon (Rn). Mereka adalah gas yang sangat sukar bereaksi
Walaupun sudah ditemukan unsur ke 188 yang merupakan unsur buatan, dan IUPAC (International Union and Pure Applied Chemistry) baru ini telah memberi nama yaitu oganesson (Og), tetap saja 6 diatas yang paling dikenal oleh orang.
Sifat gas mulia yang paling dikenal adalah inert (lembam) yaitu, sukar sekali bereaksi (tidak reaktif) dengan unsur lainnya. Itu karena konfigurasi elektron gas mulia yang penuh, sehingga dapat dikatakan oktet (kecuali helium, duplet: dua elektron valensi) yaitu adanya delapan elektron valensi di kulit terluarnya.
Tetapi pada tahun 1962 dunia kimia seperti terguncang semenjak Neil Barlett, seorang ahli kimia dari Kanada membuat unsur stabil dari gas xenon, yaitu XePtF6. Penemuan itu telah mendobrak kegaiban gas mulia. Beberapa waktu kemudian, ahli riset lainnya telah membuat berbagai senyawa dari gas mulia. Semenjak itu, istilah inert tidak sesuai lagi. Para ahli cenderung menggunakan istilah gas mulia (noble gas) yang berarti stabil dan sukar bereaksi karena selama ini belum ada ditemukan senyawa alami dari mereka dan di alam mereka cenderung sendirian.
Gas mulia memiliki titik leleh dan didih yang sangat rendah. Sebabnya karena gas mulia adalah molekul monoatomik. Gaya tarik menariknya antarmolekulnya hanyalah gaya london yang seperti kita ketahui merupakan gaya yang lemah. Berikut adalah pembahasan gas-gas mulia dan kegunaannya

Helium (He) adalah gas mulia yang mungkin sudah familiar di lingkungan kita, fungsinya adalah untuk balon. Balon dapat terbang di udara karena helium memiliki massa jenis yang lebih kecil dari udara, itu makanya helium lebih ringan di udara dan dapat menerbangkan balon, selain itu, helium juga digunakan untuk pengganti pernafasan penyelam. Meniup gas helium dapat mengeraskan suara kita, tetapi banyak pendapat yang mengatakan berbahaya. Nama helium berasal dari kata helios yang dalm bahasa yunani artinya matahari. Heliumlah yang membuat bintang bercahaya dari reaksi fusi nuklir yang ada di matahari.
Neon (Ne) adalah gas mulia yang mungkin juga familiar di lingkungan kita. Fungsinya antara lain pengisi bola lampu. Namanya dari bahasa yunani neos yang artinya baru.
Argon (Ar) adalah gas mulia yang paling banyak di udara setelah nitrogen dan oksigen, kelimpahannya sekitar 0,934% di udara. Dan kegunaannya sangat banyak. Pertama, gas pengisi bola lampu. Kedua mengelas, las logam dengan las argon lebih baik karena argon adalah gas yang sukar bereaksi, jadi, oksigen tidak mudah membuat korosi logam yang di las karena dilapisi dengan argon yang sukar bereaksi dengan unsur lain termasuk argon. Ketiga, laser pengobatan, di zaman kini, pengobatan semakin berkembang, salah satunya adanya teknologi laser. Argon sering juga digunakan sebagai medium laser Argon atau tubeable dye laser, karena laser argon bila menyentuh kelainan kulit yang berpigmen ia akan mengeluarkan energi berupa panas sehingga dapat mengevaporasikan pigmen tersebut, laser argon berkemampuan secara selektif menghilangkan pigmen di kulit. Air laut pun juga mengandung argon. Namanya dari bahasa yunani argos yang berarti malas.
Kripton (Kr) adalah gas yang digunakan sebagai lampu-lampuan, misalnya lampu mercusuar, sinar flash kamera, lampu pijar (seperti argon) dan lampu-lampu lainnya. Nama kripton berasal dari bahasa yunani kryptos yang artinya tersembunyi.
Xenon (Xe) adalah gas mulia yang digunakan untuk bius, dan untuk tabung elektron. Sebuah senyawa stabil xenon, XeF3 adalah padatan yang bila diberi sedikit tekanan akan meledak dan kekuatan ledakannya sama seperti TNT (trinitrotoluena). Namanya berasal dari bahasa yunani xenos yang artinya asing/tak dikenal.
Radon (Rn) adalah gas mulia yang radioaktif, yaitu yang inti atomnya tidak stabil sehingga memancarkan radiasi dan meluruh nantinya menjadi suatu isotop stabil. Radon biasanya digunakan untuk radiasi dan pengobatan. Selain menyembuhkan ia juga bisa menyebabkan penyakit kanker paru-paru. Radon biasa berada di bawah tanah. Jadi hati-hatilah bagi orang yang memiliki basement, yaitu ruang bawah tanah. Sangat berbahaya jika dinding basement bangunan itu retak, gas radon bisa masuk kesana dan meracuni ruangan. Dan sangat berbahaya jika ada pipa air atau tangki air disana karena jika radon mengalir bersama air otomatis kalian akan mandi bersama radon, sehingga radon dapat meracuni kalian dan membuat kanker paru-paru yang akhirnya kematian.
Sampai disini penjelasan tentang karakteristik gas mulia, di judul selanjutnya akan dibahas warna dan penjelasan lain tentang gas mulia. Terimakasih telah membaca
Tinggalkan komentar